Main Article Content

Abstract

Data kunjungan lansia di posyandu 3 (tiga) tahun terakhir di wilayah Puskesmas Tammerodo menunjukkan masih banyak lansia yang belum menggunakan fasilitas Posyandu sebagai tempat melakukan pemeriksaan kesehatan. Lansia untuk meningkatkan kualitas hidup, perlu menerima layanan kesehatan salah satu caranya yaitu melalui pemanfaatan posyandu bagi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap  terhadap pemanfaatan kunjungan pada posyandu lansia. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional digunakan pada penelitian ini, responden dipilih berdasarkan purposive sampling sebanyak 86 responden. Data dianalisis menggunakan uji Fisher exact test. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel pengetahuan memiliki  nilai p = 0,003  dan sikap  diperoleh nilai p = 0,002 memiliki nilai di bawah batas kemaknaan sehingga simpulan yang diperoleh terdapat hubungan pengetahuan  dan sikap terhadap pemanfaatan kunjungan di posyandu lansia. Bagi petugas perlu memberikan motivasi bagi lansia berupa pendampingan lansia agar teratur memeriksakan diri ke Posyandu Lansia dan melakukan kerjasama lintas program sehingga para lansia mendapat pelayanan yang layak.

Keywords

Pengetahuan Sikap Posyandu lansia

Article Details

Author Biographies

Nadirah, Universitas Sulawesi Barat

Prodi Keperawatan, Universitas Sulawesi Barat

Indrawati, Universitas Sulawesi Barat

Prodi Keperawatan, Universitas Sulawesi Barat

https://scholar.google.co.id

Heriyati, Universitas Sulawesi Barat

Prodi Administrasi Kesehatan, Universitas Sulawesi Barat

https://scholar.google.co.id

How to Cite
Nadirah, N., Indrawati, I., & Heriyati, H. (2020). Pengetahuan dan Sikap terhadap Pemanfaatan Kunjungan Posyandu Lansia. Jurnal Keperawatan Profesional, 1(1), 12-18. https://doi.org/10.36590/kepo.v1i1.78
References
  1. Anita Nur. 2014. Gambaran tingkat pengetahuan lansia tentang diit hipertensi di Posyandu Lansia Sehat Mandiri Purwogondo Kartasura Sukoharjo. Jurnal Promosi Kesehatan. 2(1).
  2. Badan Pusat Statistik. 2017. Statistik penduduk lanjut usia 2017. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
  3. Emmi Bujawati. 2015. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa. Al-Sihah Public Health Science Journal. 1(1):8-19.
  4. Erpandi. 2013. Posyandu lansia mewujudkan lansia sehat, mandiri dan produktif. Jakarta: EGC.
  5. Kementerian Kesehatan RI. 2017. Analisis Lansia di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.
  6. Masbiran Yenita Mismar. 2010. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan lanjut usia (lansia) ke posyandu lansia di RW 03 Kurao Pagang wilayah kerja puskesmas nanggalo kec. Nanggalo padang tahun 2010 [Skripsi]. Padang: Universitas Andalas.
  7. Mengko Viena Viktoria. 2015. Pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Teling Atas Kota Manado. JIKMU. 5(5):479-490.
  8. Notoatmodjo S. 2010. Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Edisi Revisi 2010. Jakarta : Rineka Cipta.
  9. Octaviani Farida. 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan Lansia Tentang Posyandu Lansia Dengan Pemanfaatan Kunjungan Posyandu di Wilayah Binaan Puskesmas Pandak II Bantul. [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Jenderal Achmad Yani.
  10. Puji Lestari. 2011. Beberapa faktor yang berperan terhadap keaktifan kunjungan lansia ke Posyandu Studi Kasus di Desa Tamantirto Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi DIY. Media Medika Indonesiana Jurnal. 45(2):74-82.
  11. Putri Mindianati. 2018. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap niat keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu Lansia. Jurnal Promkes. 6(2): 213 – 225.
  12. United Nation. 2017. World population prospect, the 2017 revision.