Main Article Content

Abstract

Utilization of bananas that are processed into flour can be a substitute for flour and increase local food thereby reducing the use of wheat flour. Objective: This study aimed to analyze the effect of Kepok banana flour substitution to produce snacks with nutritional value and organoleptic properties. Methods: This study was experimental with 4 treatments namely flour: banana flour in a row, F0 (100%: 0%), F1 (50%: 50%), F2 (25%: 75%), F3 (0 %: 100%). Results: F1 formula was chosen from the organoleptic test results as the selected formula with a ratio of 50%: 50% followed by proximate tests, ash content, water content, fat, protein, and carbohydrates respectively 11,96%, 1,54%, 18,95%, 7,68%, and 58,05%. Conclusion: Based on statistic tests on chemical properties, there were no significant differences in water, fat, protein and carbohydrate content between the control formula and the selected formula, while there were significant differences in the ash content between the control formula and the selected formula.

Keywords

substitution banana flour snack bar

Article Details

Author Biographies

Nur Nida Afiifah, Universitas Binawan

Gizi, Universitas Binawan, Jakarta Timur

Mia Srimiati, Universitas Binawan

Gizi, Universitas Binawan, Jakarta Timur

https://scholar.google.com

How to Cite
Afiifah, N. N., & Srimiati, M. (2020). Process Of Snack Bar Analysis With Pisang Kepok (Musa Paradisaca Linn) Flour Substitution. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(1), 36-42. https://doi.org/10.36590/jika.v2i1.46
References
  1. Almatsier S. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  2. Aminah S, Amalia L, Hardianti S. 2019. Karateristik Kimia dan Oprganoleptik Snack Bar Biji Hanjeli (Coix lacryma jobi-L) dan Kacang Bogor (Vigna Subterranea (L.) Verdcourt). Jurnal Agroindustri Halal
  3. Andriyani WORA, Ansharullah, Nur A. 2018. Karateristik Organoleptik dan Nilai Gizi Snack Bar Berbasis Tepung Beras Merah (Oryza nivara) dan Tepung Jagung (Zea mays L.) Sebagai Makanan Selingan Tinggi Serat. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan (JSTP)
  4. BSN [Badan Standarisasi Nasional]. 2019. Impor Biji Gandum dan Meslin Menurut Negara Asal Utama, 2010-2019.
  5. Damat. 2013. Karaterisktik Tepung Dari Kulit, Daging Buah dan Buah Pisang Kepok. Jurnal Gamma. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.
  6. Depkes [Departemen Kesehatan]. 2009. Pedoman Praktis Memantau Status Gizi Orang Dewasa.
  7. Hindiarti OG, Srimiati M. 2019. Pemanfaatan Tepung Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca linn) dalam Pembuatan Brownies. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 1(1): 32-39.
  8. Janah LN. 2017. Formulasi Torsang Snack bar Tepung Pisang dan Kacang Hijau dengan Penambahan Torbagun (Coleus ambonicus Lour) Sebagai Upaya Meringankan Keluhan Sindrom Pramenstruasi. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
  9. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Daftar Komposisi Pangan Indonesia. Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN).
  10. Kusumaningrum I, Rahayu NS. 2018. Formulasi Snack Bar Tinggi Kalium Dan Inggi Serat Berbahan Dasar Rumput Laut, Pisang Kepok, Dan Mocaf Sebagai Snack Alternatif Bagi Penderita Hipertensi. ARGIPA. 3(2): 102-110.
  11. Megarani S, Srimiati M. 2018. Pengaruh Subtitusi Tepung Biji Apukat Terhadap Sifat Organoleptik Sponge Cake. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya. 1(1): 31-38.
  12. Napitupulu, Donald. S, Terip Karo-Karo, Kulfili Lubis. 2013. Pembuatan Kue Bolu Dari Tepung Pisang Sebagai Subtitusi Tepung Terigu dengan Pengayakan Tepung Kedelai. J Rekayasa Pangan dan Pert. I (4)14-19.
  13. Nopianti T, Purba JSR, Rafiony A. 2019. Formulasi Snack Bar Berbasis Tepung Pisang Kepok (Musa paradisiaca Linn) dengan Penambahan Tepung Daun Bayam. PNJ. 2(1) : 6 – 10.
  14. Nurhayati C, Andayani O. 2014. Teknologi Mutu Tepung Pisang Dengan Sistem Spray Drying Untuk Biskuit. Palembang: Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang.
  15. Nurhidayati Z. 2015. Pengaruh Konsumsi Makanan Gluten Bebas Kasein dengan Gangguan Perilaku pada Anak Autistik. Majority 4(7):127-128.
  16. Putri CYK, Pranata FS, Yuliana RS. 2019. Kualitas Muffin Dengan Kombinasi Tepung Pisang Kepok Putih (Musa paradisiaca forma typica) Dan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata). Biota. 4 (2): 50-62.
  17. Rousmaliana, Septiani. 2019. Identifikasi Tepung Ampas Kelapa Terhadap Kadar Proksimat Menggunakan Metode Pengeringan Oven. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 1(10:18-3.
  18. Sari DYE, Angkasa D, Swamilaksita PD. 2017. Daya Terima dan Nilai Gizi Snack Bar Modifikasi Sayur dan Buah Untuk Remaja Putri. Jurnal Gizi Universitas Muhammadiyah Semarang. 6(1):1-11.