Main Article Content

Abstract

Physical activity and consumption of salty foods are some of the factors associated with the incidence of hypertension. People who consume a lot of salty foods and have less physical activity will be at greater risk of being affected by hypertension. This study aimed to find a physical activity, consumption of salty foods and the incidence of hypertension based on sociocultural coastal communities in Medan in 2019. This study used a cross-sectional study approach. The subjects in this study were 90 people in Belawan II Village. The instrument used was the basic health Research questionnaire. This study presents data on frequency distribution and cross-tabulation between physical activity and food consumption with hypertension. The results showed that the majority of subjects in this study had hypertension were adults (25-59 years) as many as 66 people, research subjects doing moderate physical activity as many as 67 people, consuming salty foods often (≥1 time a day) as many as 40 people. Most of the subjects in this study who had hypertension rarely ate salty foods and undertook moderate physical activity (20.9%). It is expected that Belawan coastal communities will adopt a healthy lifestyle by reducing the consumption of salty foods and often doing physical activities in a day. Puskesmas staff is also expected to routinely check blood pressure levels and often give education about hypertension in the coastal communities of Medan City.

Keywords

physical activity salty food coastal communities hypertension

Article Details

Author Biographies

Putra Apriadi Siregar, UIN Sumatera Utara

Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara

https://scholar.google.co.id

Saidah Fatimah Sari Simanjuntak, UIN Sumatera Utara

Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara

Feby Harianti B Ginting, UIN Sumatera Utara

Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara

Sutari Tarigan, UIN Sumatera Utara

Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara

Shafira Hanum, UIN Sumatera Utara

Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara

Fikha Syra Utami, UIN Sumatera Utara

Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara

How to Cite
Siregar, P. A., Simanjuntak, S. F. S., Ginting, F. H., Tarigan, S., Hanum, S., & Utami, F. S. (2020). Physical Activity, Consumption of Salty Foods and the Occurrence of Hypertension in Coastal Communities in Medan City. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(1), 1-8. https://doi.org/10.36590/jika.v2i1.34
References
  1. Adinda D. 2019. Relationship of teacher’s role and nutrient intake with obesity in elementary school student at Medan Maimun Sub-district, Indonesia. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal). 2(4): 537–544.
  2. Ansari W. 2012. Relationships between food consumption and living arrangements among University Students in Four European Countries- A cross-sectional study. Nutrition Journal, 11(1), 29.
  3. BPS. 2013. Pengeluaran untuk konsumsi penduduk Indonesia. Jakarta: BPS.
  4. Budiono. 2015. Hubungan antara Aktivitas fisik dengan astatus kesehatan hipertensi pada lanjut usia di Desa Ngabean Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen. [Skripsi]. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong.
  5. Efendy Nor, Siregar Putra Apriadi, Fauzan A. 2016. Kaki Gajah dalam balutan budaya etnik Sula. Yogyakarta: PT Kanisius.
  6. Fahlepi R. 2019. Epidemiologi hipertensi berdasarkanbudaya konsumsi garam di Kawasan Pesisir Medan Belawan. BIMKI. 1(7): 36–41.
  7. Fitriawan A. 2014. Faktor-Faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit tidak menular (Hipertensi dan Diabetes Mellitus) dipadukuhan Jogad, Kabupaten Sleman. BIMIKI. 2(2): 1–3.
  8. Hasanudin. 2018. Hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di Wilayah Tlogosuryo Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Nursing News. 3(1): 787–799.
  9. Herziana. 2017. Faktor resiko kejadian penyakit hipertensi di Puskesmas Basuki Rahmat Palembang. Jurnal Unja. 1(1): 31–39.
  10. IMHE. 2017. The global burden of disease study. Institute for Health Metrics and Evaluation.
  11. Jannah M. 2016. Analisis faktor penyebab kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mangasa Kecamatan Tamalate Makassar. Jurnal PENA. 3(1): 410–417.
  12. Kadir S. 2019. Pola Makan dan kejadian hipertensi. Jambura Health and Sport Journal, 1(2): 56–60.
  13. Kementrian Kesehatan RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI
  14. Khomarun M. 2014. Pengaruh aktivitas fisik jalan pagi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi stadium I di Posyandu Lansia Desa Makam Haji. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan. 3(2): 166–171.
  15. Mahmudah S. 2016. Hubungan gaya hidup dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada Lansia di Kelurahan Sawangan Baru Kota Depok Tahun 2015. Biomedika, 8(2): 39–47.
  16. Marlinda. 2015. Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kelompok petani. Kesehatan Masy Indonesia, 10(1), 114–153.
  17. Muliyati H, Syam A, Sirajuddin S. 2011. Hubungan pola konsumsi natrium dan kalium serta aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di RSUP DR.Wahidin Sudirohusodo Makassar. Media Gizi Masyarakat Indonesia. 1(1): 46–51.
  18. Mulyantoro, Donny K Sitanggang, Hendra D, Erlina P. 2016. Hipertensi pembunuh senyap etnik Melayu di Kampung Bilis. Yogyakarta: PT Kanisius.
  19. Pamelia I. 2015. Perilaku konsumsi makanan cepat saji pada remaja dan dampaknya bagi kesehatan. Jurnal IKESMA. 14(2): 114–153.
  20. Ramayulis R. 2010. Menu dan Resep untuk penderita hipertensi. Jakarta: Penebar Plus.
  21. Rusliafa J. 2014. Komparatif kejadian hipertensi pada wilayah pesisir pantai dan pegunungan di Kota Kendari Tahun 2014. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin.
  22. Saragih ID. 2019. Analisis indikator masukan program pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Contagion. 1(1): 32–41.
  23. Siregar PA. 2019. Perilaku ibu nifas dalam mengkonsumsi kapsul vitamin A di Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Jurnal Kesehatan. 12(1): 47–57.
  24. Sugiarto. 2019. Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Contagion, 1(1): 47–57.
  25. Sutanto. 2010. Cekal (Cegah & tangkal) penyakit modern.Jakarta: Andi.
  26. Tamamilang CD. 2018. Hubungan antara umur dan aktivitas fisik dengan derajat hipertensi di Kota Bitung Sulawesi Utara. Jurnal KESMAS. 7(5): 1–8.
  27. Tori R. 2017. Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi di Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Keperawatan. 13(2): 159–167.
  28. WHO. 2015. A global brief on hypertension: Silent killer, global public health crisis. WHO.
  29. Windyasari. 2016. Hubungan antara konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kampung Bangka Kecamatan Pontianak Tenggara. Universitas Tanjungpura.