Main Article Content

Abstract

Women play an important role as determinants of the quality of future generations, therefore it is important to ensure that women's nutritional status does not have problems as early as possible. The risk of chronic lack of energy (KEK) in pregnant women because the mother has experienced KEK in adolescence, one of which is caused by the intake of nutrients that are not adequate. The purpose of this study was to find out the effect of nutritional counseling interventions balanced with video media on changes in the nutritional intake of Adolescence Girls of SMPN 1 Turikale Kab. Maros This research used experimental pre-design with one group of pre-post test design. Variable research on nutritional intake was measured before and after being given balanced nutrition counseling with video media. Data collection used online questionnaires and research subjects numbered 40 people, female gender. Statistical analysis used Kolmogorov and Paired t-test. The results showed that there was no difference in energy intake (p= 0.412), carbohydrate intake (p=0.052), and protein intake (p=0.559) before and after balanced nutrition counseling, but there were differences in fat intake (p=0.008) and iron intake (p=0.007) before and after balanced nutrition counseling. It can be concluded that there was a significant change between fat intake and iron intake after receiving counseling.


 

Keywords

adolescents nutrition counseling nutrient intake

Article Details

Author Biography

Icha Dian Nurcahyani, Stikes Salewangang Maros

Prodi S1 Gizi, Stikes Salewangang Maros

https://scholar.google.com

How to Cite
Nurcahyani, I. D. (2020). Balanced Nutrition Counseling Intervention with Video Media on Changes in Nutrition Intake of Adolescent Girls . Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(3), 159-165. https://doi.org/10.36590/jika.v2i3.113
References
  1. Baharuddin I. 2014. Efektivitas penggunaan media video tutorial sebagai pendukung pembelajaran matematika terhadap minat dan hasil belajar peserta didik SMA Negeri 1 Bajo Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Jurnal Nalar Pendidikan, 2(2): 247-255.
  2. Diananda A. 2018. Psikologi remaja dan permasalahannya. Istighna, 1(1): 116–133.
  3. Hidayat R. 2017. Hak Atas derajat pelayanan kesehatan yang optimal. Syariah Jurnal Hukum dan Pemikiran, 16(2): 127. doi: 10.18592/sy.v16i2.1035.
  4. Iryanti DA. 2019. Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap anak sekolah tentang manfaat sayur dan buah di SD Inpres 26 Kabupaten Sorong. [Skripsi]. Fakultas Kedokteran. Unipa Sorong.
  5. Marfuah D, Dyah Kusudaryati DP. 2016. Efektifitas edukasi gizi terhadap perbaikan asupan zat besi pada remaja putri. Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian, 14(1): 5. doi: 10.26576/profesi.129.
  6. Nurmasyita N, Widjanarko B, Margawati A. 2016. Pengaruh intervensi pendidikan gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, perubahan asupan zat gizi dan indeks massa tubuh remaja kelebihan berat badan. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 4(1):38-47. doi: 10.14710/jgi.4.1.38-47.
  7. Permenkes [Peraturan Menteri Kesehatan RI]. 2019. Angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. Nomor 28 Tahun 2019. Jakarta.
  8. Pertiwi PG. 2018. Pengaruh penyuluhan menggunakan leaflet dan video terhadap perubahan pengetahuan anemia pada remaja putri untuk pencegahan anemia di SMKN 3 Kota Padang Tahun 2018. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9): 1689-1699.
  9. Prameswari S, Aisah S, Mifbakhuddin M. 2013. Hubungan obesitas dengan citra diri dan harga diri pada remaja putri di Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari Semarang. Jurnal Keperawatan Komunitas, 1(1): 53-61.
  10. Sekti RM, Fayasari A. 2019. Nutrition education with audiovisual media on fruit and consumption of junior school students in East Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(2): 77-88. https://doi.org/10.36590/jika.v1i2.15.
  11. Setyowati N, Riyanti, E, Indraswari R. 2017. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan remaja putri dalam pencegahan anemia di wilayah kerja Puskesmas Ngemplak Simongan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 5(5): 1042-1053.
  12. Silalahi V, Aritonang E, Ashar T. 2016. Potensi Pendidikan gizi dalam meningkatkan asupan gizi pada remaja putri yang anemia di Kota Medan, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2): 295. doi: 10.15294/kemas.v11i2.4113.
  13. Sya`Bani IRN, Sumarmi S. 2016. Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada santriwati di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 1(1): 8-15.
  14. Syakir S. 2018. Pengaruh intervensi penyuluhan gizi dengan media animasi dengan perubahan pengetahuan dan sikap tentang anemia pada remaja putri. Russian Journal of Economics, 48(2): 123–154. doi: 10.22236/argipa.v3i1.2446.
  15. Yulizawati Y, Bustami LE, Nurdiyan A, Iryani D, Insani AA. 2016. Pengaruh pendidikan kesehatan metode peer education mengenai skrining prakonsepsi terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur di wilayah Kabupaten Agam Tahun 2016. Journal of Midwifery, 1(2): 11-20. doi: 10.25077/jom.1.2.11-20.2016.