Main Article Content

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, dimasa ini mulai terjadi  kematangan seksual yaitu antara 11 sampai usia 20 tahun menjelang masa dewasa muda. Kondisi psikis dan emosi yang masih labil terutama pada remaja putri menyebabkan menjadi kelompok yang rentan terhadap risiko penularan HIV AIDS. Oleh karena itu, transfer ilmu pengetahuan yang diwujudkan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan agar remaja dapat mengetahui ancaman HIV AIDS yang diadakan oleh FS-Frisma Kabupaten Maros. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang ancaman HIV AIDS dikalangan remaja. Metode pendekatan/solusi yang ditawarkan dalam program ini yaitu peningkatan pengetahuan tentang ancaman HIV AIDS melalui dialog interaktif sebagai bagian edukasi penyuluhan. Prosedur kerja untuk realisasi metode yang ditawarkan yaitu melakukan diskusi dengan FS-Frisma sebagai penyelenggara kegiatan, menyesuaikan materi pengabdian dengan topik kegiatan penyelenggara. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan kesadaran remaja tentang pentingnya menambah pengetahuan tentang bahaya HIV AIDS.

Keywords

HIV AIDS Remaja Pengetahuan

Article Details

Author Biography

Rahmawati, Akper Yapenas 21 Maros

Prodi DIII Keperawatan, Akper Yapenas 21 Maros

https://scholar.google.com

How to Cite
Rahmawati, R. (2020). Edukasi Remaja Putri tentang Ancaman HIV AIDS . Jurnal Abmas Negeri, 1(1), 6-10. https://doi.org/10.36590/jagri.v1i1.82
References
  1. Darmawansyah, Nurhayani, Arifin MA, Amir MY, Muh Yusri Abadi, Dian Saputra Marzuki. 2017. Penyuluhan Pencegahan dan Penularan HIV-AIDS pada Remaja di Kabupaten Sidrap. Jurnal Panrita Abdi. 1(1): 28-32.
  2. Dinkes Maros. 2014. Profil Kesehatan Kabupaten Maros. Maros: Dinkes Maros.
  3. Herlani N, Riyanti E, Widjanarko B. 2016. Gambaran Perilaku Seksual Berisiko HIV AIDS pada Pasangan Gay (Studi Kualitatif Di Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal). 4(3) :1059-1066.
  4. Marhaeni GA, Armini NW, Sumiasih NN, Suarniti NW, Purnamayanthi NMD, Astiti NKE. 2020. Penyuluhan Meningkatkan Resiliensi Remaja Terhadap Seks Bebas, HIV/AIDS Dan Narkoba Pada Siswa SMA Di Kecamatan Sukawati Tahun 2019. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat. 2(1): 1-12.
  5. Narasimhan M, Vermund SH, Ogilvie G. 2016. Biomedical Technologies for the Prevention of Sexually Transmitted Infections and HIV for Adolescent Girls and Young Women. Trans R Soc TropMed Hyg. 110: 499–501.
  6. Soetjiningsih, & Ranuh Gd. (2014). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
  7. Sudikno, Bona Simanungkalit, Siswanto. 2011. Pengetahuan HIV/AIDS pada Remaja di Indonesia (Analisis Data Riskesdas 2010). Jurnal Kesehatan Reproduksi. 1(3) : 145 -154.
  8. Suraya, Mardhiati R. 2018. Edukasi HIV/AIDS pada Remaja Siswa SMK. Buletin Udayana Mengabdi. 17(3): 31-34.
  9. UNAIDS [United Nations Programme on HIV&AIDS]. 2013. UNAIDS Report on Global AIDS Epidemic 2013. UNAIDS.